Hubungan Antar Sel.

Hubungan antar sel biasanya disebut adesi. Adesi adalah modifikasi permukaan sel sehingga sel dapat melakukan hubungan dengan sekitarnya untuk dapat bertahan hidup.
Hubungan antar sel dibagi menjadi 4, yaitu :

Desmosom
Desmosom adalah hubungan antar sel yang dipisahkan oleh jarak sejauh 15-20 nm sehingga tidak terjadi kontak langsung dengan sel lainnya. Desmosom biasa ditemukan pada sel otot jantung, sel epitel leher rahim, dan epidermis kulit. Hubungan ini melibatkan filamen aktin (mikrofilamen) yang berada di sitoskeleton.

image

Adherens Junction
Hubungan ini sama saja dengan desmosom. Hanya saja, adheren junction melibatkan filamen intermediet yang ada di sitoskeleton. Filamen intermediet adalah bagian dari sitoskeleton yang memiliki diameter 8-12 nm lebih besar dari mikrofilamen.

Tight junction
Tight junction adalah hubungan antar sel yang sangat erat sehingga terjadi kontak langsung antar kedua membran. Hubungan ini dihubungan oleh protein kompleks yang terdapat di masing-masing membran sel. Contoh tight junction terdapat pada sel epitel usus. Bahan makanan yang ada di dalam usus harus melalui membran sel yang berhubungan dengan ruang usus.

image

Gap Junction
Hubungan ini melibatkan sebuah konekson atau penghubung yang terbuat dari protein yang berasal dari masing-masing membran sel tersebut. Permukaan antar membran dipisahkan oleh celah sepanjang 2-4 nm. Konekson ini dapat dilalui oleh molekul yang larut dalam air.

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s