PERTAHANAN TUBUH TERHADAP TUMOR

            Tumor dapat diartikan sebagai pertumbuhan sel yang tidak dapa dikontrol, sel membentuk klon yang berkembang dan menimbulkan tumor atau neoplasma. Tumor juga dapat diartikan sebagai pembengkakan oleh radang. Secara garis besar tumor dibagi menjadi 2 jenis, yaitu tumor ganas (maligna) dan tumor jinak (benigna).

Tubuh memiliki system pertahanan terhadap sel tumor. System pertahana tersebut berupa antibody. Namun kinerja antibody di tubuh ini hanya akan bekerja jika diinduksi oleh antigen tumor. Antigen adalah setiap zat yang mampu menginduksi suatu respon imun spesifik dan berinteraksi dengan respon tersebut, yaitu antibody. Antigen dapat berupa zat terlarut, seperti toksin dan protein asing; dapat juga berupa bakteri dan sel jaringan. (Dorland; 119) Dalam kasus ini, antigen yang dimunculkan oleh sel tumor berupa protein asing.

Antigen tumor secara garis besar dibagi menjadi 2 bagian, yaitu;

  1. Antigen spesifik tumor

Antigen ini hanya ada dan dihasilkan pada sel tumor dan tidak ada pada sel normal.

Contoh :

  • Antigen kanker-testis

Antigen ini dikode oleh gen yang pada jaringan dewasa inaktif kecuali di testis. Namun antigen ini yang terdapat pada testis tidak diekspresikan pada permukaan sel . karena sperma tidak mengekspresikan antigen MHC-1 sehingga antigen ini bersifat spesifik.

  1. Antigen terkait tumor

Antigen ini terdapat pada sel tumor dan beberapa jenis sel normal.

Contoh:

  • Antigen spesifik jaringan

Antigen ini dikatagorikan sebagai antigen spesifik diferensiasi. Antigen ini dihasilkan pada sel tumor serta sel padanan yang tidak mengalami transformasi, seperti antigen MART-1, GP100, dan tirosinase.

RESPON IMUN TERHADAP TUMOR

Merupakan efektor system imun humoral dan selular pada destruksi tumor.

A. Mekanisme Humoral

Menggunakan imunitas berupa antibody terhadap antigen tumor; tidak memberikan peran yang besar. Bekerja optimal pada jenis tumor bebas ketimbang pada tumor padat. Contoh; leukemia, metastase tumor.

AKTIVASI KOMPLEMEN

PELISISAN SEL TUMOR OLEH ANTIBODI DAN KOMPLEMEN

 

OPSONISASI (MAKROFAG) MELALUI ANTIBODI DAN KOMPLEMENTER

 

HILANGNYA ADHESI (PENEMPELAN/SIFAT MELEKAT) TUMOR OLEH ANTIBODI

 

B. Mekanisme Selular

  1. Destruksi tumor oleh CTL (Cytotoxic T cell)

Tumor mengekspresikan antigen unik yang dapat memicu CTL menghancurkan sel tumor. CTL biasanya mengenal peptide asal tumor spesifik antigen yang diikat oleh MHC-1. CTL bekerja paling dominan. Merupakan pertahanan pertama terhadap sel tumor.

  1. Destruksi oleh sel NK (Natural Killer)

Sel NK diaktifkan oleh IL-2. Sel NK dapat melisis berbagai tumor manusia, termasuk kanker nonimunogenik bagi sel CTL. Sel NK dan sel CTL menghasilkan antitumor yang saling melengkapi.

  1. Destruksi oleh makrofag

Sel T dan sel NK menghasilkan sitokin berupa interferon gamma sebagai aktifator makrofag. Sel ini dapet menghancurkan tumor dengan mekanisme yang serupa dengan yang dipergunakan untuk mematikan mikroorganisme.

REFERENSI BUKU ROBIN KUMAR EDISI 7 VOLUME 1 DAN IMUNOLOGI DASAR UI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s