PERKEMBANGBIAKAN BAKTERI

ASEKSUAL

f-d df2636c9924c43548a13da028e1bc0b855eb143530201868f81bb231+IMAGE_THUMB_POSTCARD+IMAGE_THUMB_POSTCARD.1

  1. PEMBELAHAN
    Umumnya kuman berkembang biak dengan amitosis. Amitosis adalah pembelahan yang di lakukan secara cepat tanpa melalui tahap-tahap pembelahan. Waktu di antara dua pembelahan di sebut generation time dan berlainan setiap jenis bakteri. Bervariasi antara 20 menit sampai 20 jam. Mycobacterium Tuberculosis punya generation time 15 jam.
  2. PEMBENTUKAN TUNAS
    Kuman membentuk tunas, tunas akan melepaskan diri dan membentuk kuman baru. Reprodilso dengan pembentukan cabang di dahului dengan pembentukan tunas yang tumbuh menjadi cabang dan akhirnya melepaskan diri. Dapat di jumpai pada kuman Streptomycetaceae
  3. FILAMEN
    Pada pembentukan filamen, sel mengeluarkan serabut panjang, filamen yang tidak bercabang. Bahan kromosom masuk kedalam filamen. Filamen terputus-putus menjadi beberapa bagian. Tiap bagian membentuk kuman baru. Di jumpai pada keadaan abnormal, misalnya bila kuman Haemophilus influenza di biakkan pada pembenihan yang basah.

SEKSUAL

147455555_orig

  1. Konjugasi adalah peristiwa transfer bahan genetik (yaitu plasmid F+ pada bakteri ) dari satu individu kepada individu lainnya. Mekanisme pertukaran bahan genetik ini terjadi pada bakteri dan beberapa protozoa. Penyatuan gamet terjadi pada salah satu individu. Secara morfologi tidak diketahui jenis kelaminnya, karena itu individu yang terlibat disebut sebagai individu positif (+) dan negatif (-)
    Sel donor ikut memberi energi dan blok pembangun untuk sintesis untai baru DNA, yang secara fisik di pindahkan ke sel penerima.

Penerima melengkapi struktur DNA untai-ganda dengan mensintesis untai pasangannya sebagai pelengkap bagi untai yang di peroleh dari donor

  1. Transformasi Pengambilan langsung DNA donor oleh sel penerima, dapat secara langsung atau di paksakan.

Relatif hanya sedikit bakteri yang mampu menjalani transformasi

  1. Transduksi DNA donor di bawa dalam suatu lapisan faga dan dipindahkan ke penerima lewat mekanisme yang di gunakan untuk infeksi faga

KURVA PERTUMBUHAN

instalasi-pengolahan-air-kotor-wastewater

  • FASE PENYESUAIAN
    Sel-sel di ambil dari perbenihan yang sama sekali berlainan, sering terjadi bahwa sel-sel tersebut secara genetika tidak mampu tumbuh dalam perbenihan baru
  • FASE EKSPONENSIAL
    Kuman berkembang biak dengan berlipat dua, jumlah kuman meningkat secara eksponen. Pada pertengahan fase ini pertumbuhan kuman terjadi secara teratur. Bahan dalam sel berada dalam keadaan seimbang
  • FASE STASIONER
    Pada fase ini kuman mulai kehabisan zat makanan. Penumpukan hasil-hasil metabolisme yang menyebabkan toxic. Secara lambat sel yang mati di imbangi dengan sel yang baru.
  • FASE KEMUNDURAN/KEMATIAN
    Jumlah kuman hidup berkurang dan menurun. Pada beberapa jenis kuman timbul bentuk-bentuk abnormal (involusi)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s