#SPSS UJI T-INDEPENDENT (UJI SPSS STATISTICS)

UJI T- INDEPENDENT

Tujuan : uji komparatif untuk menilai perbedaan antara nilai tertentu dengan rata-rata kelompok populasi.

Melihat perbedaan bb ibu pada kelompok yang merokok dan tidak merokok.

Variable independent       : status merokok (nominal)

Variable dependent           : berat badan ibu (rasio)

Variable nominal + rasio = uji t independent

Asumsi Uji T : 

  1. Skala data interval/rasio.
  2. Kelompok data saling bebas atau tidak berpasangan.
  3. Data per kelompok berdistribusi normal.
  4. Data per kelompok tidak terdapat outlier.
  5. Varians antar kelompok sama atau homogen.

(1-2 tidak diuji dengan spss)

(3-5 diuji dengan spss)

 

LANGKAH :

  1. Uji normalitas

Hipotesis = H0 : Data terdistribusi normal

H1: Data tidakterdistribusi normal

 

UJI NORMALITAS Data > 30 = One sample KS:

Analyze -> Non parametric tests-> 1 sample KS

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
bbibu
N 103
Normal Parametersa,b Mean 35.5920
Std. Deviation 6.18506
Most Extreme Differences Absolute .060
Positive .057
Negative -.060
Kolmogorov-Smirnov Z .605
Asymp. Sig. (2-tailed) .857
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.

Berdasarkan tabel diatas (lihat Asymp. Sig. 2-tailed)

P-Value = 0.857 ( > 0,05) -> Ho diterima

Kesimpulan : Data berdistribusi normal

*Jika data tidak berdistribusi normal, tulis : (uji t inderpenden tidak bisa dilakukan dan uji ini tak dapat dilanjutkan).

 

Nah, karena data telah terbukti terdistribusi normal (memenuhi asumsi), maka kita dapat melakukan Uji T Independen.

  1. Uji T independent + Uji Levene test

Hipotesis :

H0 = tidak ada perbedaan bb ibu dengan merokok dan tidak merokok

H1 = ada perbedaan bb ibu dengan merokok dan tidak merokok

  • Uji T -> melihat perbedaan -> merokok dan tidak merokok ( dalam satu kelompok yang sama) >> independent
  • kelompok beda >> dependent

 

Variable independen -> yang menyebabkan terjadinya dependent

Hubungan BB ibu terhadap BBLR.

Variable independen : BB ibu (rasio) + variable dependent : status BBLR (nominal) -> uji T independent

 

Uji Levene test

Tujuan : untuk uji homogenitas

Hipotesis :

H0 : data homogen

H1 : data tidak homogen

Uji independent T test :

Analyze-> compare means -> independent sample T test (test variable + grouping variable) -> define group (Group 1 = 0; Group 2 = 1) -> continue-> OK

test variable : bbibu

Grouping variable : rokok

Independent Samples Test
Levene’s Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means
F Sig. t df Sig. (2-tailed) Mean Difference Std. Error Difference 95% Confidence Interval of the Difference
Lower Upper
bbibu Equal variances assumed 2.201 .141 11.554 101 .000 11.15133 .96511 9.23681 13.06585
Equal variances not assumed 13.070 43.752 .000 11.15133 .85323 9.43149 12.87118

Hasil :

UJI HOMOGENITAS

Tujuan : untuk uji homogenitas

Hipotesis :

H0 : data homogen

H1 : data tidak homogen

P-value = 0.141 (Sig. pada levene test)

kesimpulan H0 diterima = data homogen (p-value = > 0.05) à berarti lihat yang variances assumed, kalau tidak lihat yang not assumed

UJI T INDEPENDENT

H0 = tidak ada perbedaan bb ibu dengan merokok dan tidak merokok

H1 = ada perbedaan bb ibu dengan merokok dan tidak merokok

P- value = 0.001 (sig. 2-tailed)

Kesimpulan H0 ditolak sehingga H1 diterima, sehingga ada perbedaan bb ibu pada kelompok merokok dan tidak merokok

Uji T independent : subjeknya sama ttp diukur 2 kali (sebelum & sesudah)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s