Duhai Tuhan, kenapa aku gagal?

“Aih, Tuhan, kenapa aku gagal? Apa usahaku kurang banyak?” keluh salah seorang hambaNya.

Dalam hidup, menang-kalah, gagal ataupun berhasil adalah hal biasa. Ada kalanya ketika kita sudah berusaha banting tulang tak tidur berhari-hari demi sebuah keberhasilan malah tak berujung sesuai keinginan.

Kecewa, sedih, adalah hal yang manusiawi. Menangislah, atau marahlah. Asal jangan terlalu berlarut.

“Everything happen for a reason.” kata buku-buku motivasi.

Dan ya, aku setuju dengan kalimat itu.

Kamu gagal bukan karena Tuhan tak menyayangimu atau tak melihat usahamu. Aku percaya bahwa setiap doa tengadah nan mengiba dalam tiap sujudmu pasti didengar olehNya.
Tuhan mengabulkan doamu.
Tapi mungkin tidak dengan membuatmu berhasil dalam hal yang kau idamkan itu saat ini juga. Saat ini kau digagalkan dahulu agar kamu belajar lebih banyak, agar ilmu yang kamu miliki semakin banyak. Jauh lebih banyak dari mereka yang berhasil lebih dulu.

Jika kamu langsung berhasil, mungkin kamu tak akan mencoba belajar lebih banyak.

Atau mungkin Tuhan sedang mempersiapkan kejutan berupa keberhasilan cemerlang teruntukmu di bidang lain yang bahkan tak kau sangka.

Tuhan selalu tau yang paling baik untuk hambaNya.
Cukup percaya kalimat itu saja.
Tuhan tak pernah ingkar, duhai sayang.
Teruslah berusaha, Rajinlah tengadah padaNya, sebab Allah menyukai orang-orang yang berdoa padaNya. Dan bersujudlah, sebab tempat terdekat antara seorang hamba dengan Allah adalah ketika bersujud.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. Tirmidzi no. 3479. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Semangat!
Gagal bukan alasan tuk biarkan semangat juangmu patah!
Gagal sungguh bukan masalah.
Yang akan menjadi masalah jika kamu berhenti berusaha.
Yang lalu, biar saja berlalu. Ubah yang masih bisa diubah.
Man Jadda Wajada!
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s